Ummi, kutitipkan sepenggal rindu pada-Nya
Telahkah Ia menyampaikan melalui desau angin?
Atau melalui segulung ombak di laut?
Ummi, telah kutitip do'a selaksa cahaya untukmu pada-Nya
Adakah Ia menyampaikan melalui bulan yang bersinar lembut?
Atau Ia telah menyampaikannya melalui gemitang yang gemerlap?
Ummi, telahkah engkau tahu?
Rinduku hanya bagai sehelai rumput ditengah keras dan keringnya tanah di padang savana
Namun, rinduku takkan tumbang, ummi
Meski badai menerjang, meski panas menggersang
Karena haus akan air kasihmu yang laksana hujan
Ummi, apakah engkau tahu?
Ketika kasihku dan kasihmu menyatu, bertemu dan berpadu
Aku tak sadar kalau aku sedang mencintaimu
Tapi, kala engkau menjauh...
Baru terasa serpihan rindu merasuk kalbu
Sepi terasa menghunjam, menelisik hatiku
Ummi, tak dapat apa 'kan kuberi
Hanya sepenggal ayat surat cinta-Nya pengobat rinduku padamu
Dengan do'a di setiap penghujung waku
What’s the meaning of feminisme??? Oke,sabar sabar sabar :D
Bagi yang belom tau,atau yg udah tau tapi lupa,hehe nih ane kasih tau. Jadi
feminsme atau yang biasa disebut emansipasi berasal dari bahasa latin yang
artinya perempuan. Menurut Kamla Bhasin (bukan sodarnaya Arumi yaa :D) dan
Ninghad Said Khan, Feminisme adalah suatu kesadaran akan penindasan dan pemerasan terhadap perempuan
dalam masyarakat, di tempat kerja dan dalam keluarga, serta tindakan sadar
perempuan maupun laki-laki untuk mengubah keadaan tersebut. Lho, trus kenapa
kita harus nolak feminisme? Bukannya feminisme itu baik untuk perempuan untuk
mendapatkan segala hak-haknya? Nah pasti itu kan yg ada dibenak kalian.
Jawabannya : Ya,Kita HARUS MEMERANGI paham barat itu. Kenapa? Ini dia
penjelasannya..
Menurut mereka (kaum feminis), perempuan itu harus mampu
mandiri, wanita harus bisa berdiri diatas kakinya sendiri,wanita harus bebas
sebebas-bebasnya (halahh) menentukan sikap dan hidupnya, apapun kondisi yang
dihadapi. Perempuan itu harus kuat secara keilmuan,secara material dan tentunya
spiritual. Tapi liat faktanya ! Di Negara tercinta kita ini,yang sayangnya
menganut system kapitalis-sekular, justru kekerasan, kemiskinan, dan
ketertindasan yang dialami perempuan. Mau bukti?? Nih,ane kasih buktinya.
Mulai dari persoalan
lingkungan, kemiskinan hingga masalah buruh migran yang mayoritasnya
perempuan. Tercatat dalam satu hari bisa 12 buruh migran tewas di negara tempat
kerja, di tanah air ribuan buruh perempuan di PHK dan sampai kini masih
ada 5,3 juta perempuan di atas 15 tahun yang buta aksara. Laporan terbaru
Komnas Perempuan menunjukkan sepanjang tahun 2010 tercatat lebih dari
seratus ribu kasus kekerasan pada perempuan, dimana lebih dari 90 persen
kekerasan itu terjadi dalam Rumah Tangga. Selain itu, Komnas
Perempuan juga mencatat kekerasan dalam ranah negara meningkat delapan
kali lipat dibanding tahun 2009 lalu. Selain itu, semakin hari jumlah perempuan
dengan status ‘single parent’ dengan berbagai sebab musabab kian membengkak. Mulai
dari janda yang ditinggal mati sampai single
parent akibat pergaulan bebas. Padahal bisa dibayangin kan sulitnya
menjalani segalanya dalam kehidupan berumah tangga ‘sendirian’. Mulai dari
ngurusin anak sampai urusan nafkah. Kasian khaann. Hiks hiks !
Beda lagi nih dengan kasus KDRT yang gak mau kalah
ikut-ikutan meningkat juga yang justru bikin ‘ogah’ bin trauma sebagian
perempuan untuk bersuami lagi. “Mendingan diriku menjanda,ketimbang hidup
meradang bersama suami bajingan.” Yah begitulah kira-kira. Miris ;(
Berkedok dibalik HAM dan isu si emasipasi wanita,para
feminis tega menjungkir balikkan hukum-hukum Allah. Mereka anggap Syariat Islam
itu tuh seperti PENJARA karena membatasi ruang gerak wanita yang sudah baligh
untuk menutup aurat atau karena kewajiban seorang wanita untuk mengurus suami n
anak-anak. Haa,benarkah semua itu?! Fitnah banget kan ?!! >.<
Allah SWT telah menetapkan dalam berbagai syariat bahwa
wanita adalah barang berharga yang wajib dijaga. Hukum-hukum itu ditetapkan
dengan maksud untuk menjaga kehormatan wanita.
Yang pertama ; syariah Islam telah menjadikan kehidupan
manusia menjadi dua, yaitu kehidupan di dalam rumah dan kehidupan umum. Di dalam
rumah, wanita hidup sehari-hari dengan mahram dan saudara perempuan mereka. Siapa
saja yang mau masuk kedalam rumah hendaknya meminta ijin dulu sama si empunya
rumah. Hal ini tuh dimaksudkan agar wanita yang ada didalamnya dibolehkan
melepas jilbab,tidak terlihat auratnya oleh laki-laki lain yang bukan mahramnya tentunya yaa (liat Q.S an-Nur;27). Dalam
kehidupan umum Islam mewajibkan (dipaksakan lho) wanita untuk mengenakkan
busana keluar rumah yang menutupi seluruh aurat (liat al-Ahzab;59,an-Nur;31).
Coba deh kita bandingkan Islam dengan paham sekuler yang
berkembang sekarang ini. Menurut mereka nih (kaum kapitalis-sekuler) pakaian
muslimah (kerudung dan jilbab) sebagai penghambat gerak wanita. Padahal apa
yang terjadi jika wanita mengumbar auratnya?? Ow ow ow, mereka (kaum perempuan)
menjadi korban pelecehan seksual dan menjadi objek industry pornografi-pornoaksi
yang nyata-nyatanya nih sob,justru membahayakan kesucian dan kehormatan wanita.
Makanya, sudah seharusnya kita (kaum hawa) MEMERANGI ideology FEMINISME,karena
ya emang gak ada bagus-bagusnya tuh ideology. Perempuan udah kaya sapi perahan
yang diumbar aset-aset kemuliaannya dan kehormatannya,cause anggapan mereka
(kaum feminis) semua itu adalah mesin uang yang hidup n mampu memuaskan. Jahat
bangetss kan !! ;( Feminisme harus dibantai abizz sampai titik darah
penghabisan !! Tumbangkan Kapitalis-Sekuler,TEGAKKAN KHILAFAH ISLAMIYAH !! (^^)9
Sumber : Al-Waie,d'rise,komnasperempuan.or.id
~Afwan jika ada kesalahan dalam pengetikan
(Aldillah Djohan ^^)
Alay! Nggak jelas sebenernya apa makna asli dari "Alay". Ada yang bilang Anak Layangan, Anak Lebay, anak melayu, anak kelayapan, dan bahkan ada yang menghubungkannya dengan anak JARPUL alias jarang pulang (bang Toyib kalee). Mengutip pendapat Koentjaraningrat (mudah-mudahan gak salah nulisnya,hehe) dalam mendefinisikan Alay,"Alay adalah gejala-gejala yang terjadi di tengah pemuda dan pemudi Indonesia yang ingin diakui statusnya di tengah teman-temannya. Gejala ini akan mengubah gaya tulisan dan gaya berpakaian, sekaligus meningkatkan kenarsisan, yang cukup mengganggu masyarakat dunia maya. Diharapkan sikap ini hilang,jika tidak akan menggangu masyarakat sekitar."
Pendapat Selo Soemardjan nggak jauh beda,"Alay adalah perilaku remaja Indonesia yang membuat dirinya merasa keren, cantik, hebat diantara yang lain. Hal ini bertentangan dengan sifat rakyat Indonesia yang sopan santun dan ramah. Faktor yang menyebabkannya bisa melalui media TV, dan musisi dengan dandanan seperti itu." Di tengah-tengah remaja juga berkembang pandangan dan pengertian tentang alay, bahkan terjadi khilafiyah atau perbedaan pendapat tentang apa dan siapa kaum alay ini. Tapi ada satu pandangan seragam yang ditemukan, ternyata banyak pihak di kalangan remaja yang sebel berat sama anak-anak alay (keccuali anak-anak alay itu sendiri). Menurut mereka pokoknya anak alay itu kudu bertobat nasuha karena kelakuannya telah merusak citra anak muda dan mencolok mata. Tobat, Lay!
Katanya anak-anak alay itu sebenernya adalah anak kampungan dengan gaya yang maksa agar disebut anak gaul dan keren. Ternyata yang ada bukannya keliatan keren tapi malah bikin Eneg (maksudnya mual). Dalam gaya berpakaina contohnya, mereka nggak tau apa-apa bagaimana cara mix and match (hehe) baju. Jadinya gaya mereka bakal norak banget. Contohnya, pake baju ijo, celana kotak-kotak, kaca muka biru (bukan kaca mata lantaran kacanya guede buanget sampe nutupin mukanya),nah norak nggak? Untuk alay cowok biasanya gaya rambutnya diwarnain jadi pirang yang tentu aja nggak cocok sama warna kulit mukanya yang sawo busuk. Gaya model gini bakal menimbulkan kesan the kill (dekil), kucel and the kumel. :D
Biasanya anak alay suka belaga tecnho dengan nenteng-nenteng HP seken nggak lupa kabel hedset nyantol ditelinga. Trus bergaya sok asik berlagak menikmati musik. Parahnya ternyata musik yang dengerin itu bernada metal gitu deh (melayu total).Hehe. Anak-anak alay juga dikenal dengan sikap mereka yang narsis alwas, dan pengen eksis dimanapun. Kaum alay biasanya punya acara "putu-putu narziz". entah itu di sekolah, WC, angkot kamar, stasiun,de el el. terus biasaya gaya fotonya diimut-imutin, pake cahaya terang banget biar jeleknya gak keliatan, difoto dari jarak deket banget, atau diambil dari atas biar keliatan keren. Mereka juga memiliki gaya yang unik (atau menyebalkan kalee ya -.-) dalam menulis sms. Sms yang seharusnya habis dibaca dalam 10 detik bisa nggak abis dibaca dalam 10 menit karena nggak tau apa maksudnya. Biasanya mereka nulis aku dengan akyu, aq, akko, aqwuh, de el el. Nulis maaf dengan mu'uph, muphs,de el el. Mereka juga biasanya nulis sms hurufnya dicampur antara huruf kecil sama gede. Mereka juga biasanya nyampurin angka sama huruf, makin bikin pusing aja deeh. Gitu deh kira-kira anak alay.
Be Yourself
Udah gak jamannya lagi generasi Islam ikut-ikutan gaya hidup orang non muslim. Ayo kembali kepada identitas kita yang asli sebagai remaja muslim. Dan menjalankannya dengan istiqomah. Ini dia beberapa tips untuk menjaga keistiqomahan kita.
1. Ngaji. darimana kita bisa tau aturan Islam kalo nggak ngaji.
2. Pilih-pilih temen. Jangan sampe sembarang milih temen, karena temen bisa turut ewarnai kehidupan kita.
3.Sabar. Dalam menjalankan keistiqomahan nanti pasti akan kita temui berbagai ancaman, hambatan, tantangan, dan gangguan. Baik dari orang lain maupun dari dalam diri kita sendiri. Sabar adalah sikap terbaik menghadapi semuanya.
Aku mau ummi jadi bunga
yang indah dan harum wanginya
Tapi jangan deh
kalau ummi jadi bunga, siapa yang anter aku ke sekolah?
Aku mau ummi jadi kupu-kupu
yang bagus dan cerah warnanya
Tapi jangan deh
kalau ummi jadi kupu-kupu, siapa yang akan ngejagain aku?
Aku mau ummi jadi matahari
yang menyinari bumi
Tapi jangan deh
kalau ummi jadi matahari, siapa yang nanti meluk aku saat aku sedih?
Aku mau ummi jadi bulan
yang menerangi malam kelam
Tapi jangan deh
kalau ummi jadi bulan, siapa yang bacain aku doa sebelum tidur?
Aku mau ummi jadi bintang
yang terang saat gelap
Tapi jangan deh
kalau ummi jadi bintang, siapa yang nemenin aku sampai mimpi?
Kalau gitu, aku mau ummi jadi ummiku aja
karena ummi ngga harus jadi bunga, kupu-kupu, atau matahari
ummi juga ngga harus jadi bulan atau bintang
yang penting ummi bisa anterin aku kesekolah dan jagain aku
aku juga bisa meluk ummi saat aku sedih
aku juga mau ummi yang bacain do'a sebelum tidur buat aku
dan nemenin aku sampai aku bermimpi
Aku Sayang Ummi
I love Ummi
*catatan: ini pernah dimuat di notesku di Facebook, sama seperti "Hujan"
sebetulnya blog ini dibuat untuk iseng-iseng, buat hal-hal yang kadang bagus, kadang jelas, kadang bener, kadang agak ga jelas, agak ga bagus, agak ga bener sampe akhirnya bener-bener ga bener (apadeh?)
yah, sebetulnya itu sih tentang 'selera', tentang taste orangnya masing-masing mau nilai blog ini kayak gimana. mau bagus, jelek, biasa aja, atau apapun, kita--penulis+admin--blog ini sih ikhlas-ikhlas aja. toh, blog ini emang dibuat untuk mencurahkan apapun yang bisa dicurahkan, entah itu curahan hati, curahan kasih, atau apalah sampe posting harga minyak curah de.el.el
sekali lagi, ini blog iseng-iseng. tapi tolong, kalau ada kalimat jangan di-isengin (maksunya apa? entahlah). pokoknya....
Bulir-bulir air menetes deras
Membasahi tiap jengkal tanah gersang meranggas
Ribuan, Bahkan jutaan ribu
Tak terhitung, itu yang kutahu
Seperti Rahmat-Nya
Bagi setiap hamba-Nya
Hujan adalah Rahmat, itu kata ustadz
Hujan adalah Nikmat, itu pula kata ustadz
Tapi kata mereka, hujan itu laknat
Banjir disebut Kiamat
Menyumpah serapah dan mengumpat
Lupakah mereka, bahwa Ia sesempurnanya Dzat
Apapun yang Ia beri adalah nikmat
Tapi, berfikirkah mereka?
“saat hujan menyirami hati, gerimis pun menjadi introspeksi diri”
alFajarillah
“memberikan 'cahaya' lewat goresan pena dan ketikan kata.”